Manfaat Majelis: Meningkatkan Spiritualitas, Pengetahuan Agama, dan Hubungan Sosial (Hindari Ujaran Kebencian)

Sebuah majelis, dalam berbagai bentuk dan konteksnya, sejatinya adalah sebuah wahana berkumpul nya banyak orang yang dirancang untuk membawa keuntungan, manfaat, kedamaian, dan peningkatan kebaikan bagi para peserta atau pendengarnya. Majelis ilmu, majelis zikir, majelis mudzakarah, dan majelis shalawat ataupun majelis silaturrahim, ngotok-ngotok (bincang-bincang) adalah bentuk-bentuk pertemuan yang seharusnya memperkaya spiritualitas, meningkatkan pengetahuan agama, dan memperkuat hubungan sosial.
Majelis ilmu, sebagai contoh, menjadi lahan subur bagi peningkatan keilmuan dan pemahaman agama. Dalam suasana yang penuh dengan ilmu, peserta majelis bisa memperoleh wawasan yang lebih dalam terkait ajaran Islam atau lainnya, sehingga dapat menjalani hidup dengan lebih benar dan bermakna.
Begitu juga kehadiran majelis zikir, dengan suasana yang penuh dengan mengingat Allah, menjadi momen mencari ketenangan dan kekhusyukan jiwa dan fikiran. Zikir bukan hanya sekadar serangkaian kata-kata, melainkan sebuah bentuk ibadah yang dapat menenangkan hati dan menambah kekhusyukan dalam ibadah. Kehadiran dalam majelis zikir juga memberikan kesempatan untuk mengingat kebesaran Allah dan mempererat tali silaturrahmi di antara jamaah .
Selanjutnya majelis shalawat, yang diisi dengan pujian kepada Nabi Muhammad SAW, menjadi ungkapan cinta dan penghormatan kepada Rasulullah SAW. Kehadiran dalam majelis ini merupakan bukti kecintaan kepada allah dan nabi yang mulia dan tanda rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah berupa kelahiran Nabi Muhammad ke atas dunia serta berharap mendapatkan syafaat nya.
Majelis mudzakarah juga demikian sebagai ajang berdiskusi dan saling berbagi pemahaman agama, menjadi tempat yang ideal untuk memperdalam nilai-nilai kebaikan dan moralitas. Di dalam majelis ini, peserta dapat mendiskusikan isu-isu keagamaan, mencari pemahaman yang lebih mendalam, dan saling memberi motivasi satu dengan yang lainnya.
Diskusi yang produktif dan saling bertukar pengetahuan di majelis ini juga dapat memperkaya kehidupan sosial dan intelektual masyarakat.
Selain majelis di atas juga ada majelis silaturrahim (bincang-bincang) , atau pertemuan yang diselingi dengan obrolan santai (non formal), seharusnya menjadi sarana untuk membangun hubungan sosial yang lebih erat baik bersama keluarga,tetangga, teman-teman, masyarakat ataupun sahabat.
Komunikasi yang positif dan saling menghargai dapat menciptakan lingkungan yang ramah, sehat, harmoni dan kuat. Ngobrol-ngobrol dalam majelis ini tidak hanya menciptakan keakraban, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, pelajaran hidup dan membangun relasi sosial yang lebih kuat.
๐™‰๐™–๐™ข๐™ช๐™ฃ, sangat penting untuk diingat bahwa keberhasilan suatu majelis tidak hanya diukur dari segi kehadiran fisik, tetapi lebih pada kualitas interaksi dan dampak positif yang dihasilkan. Apabila sebuah majelis yang didalamnya berisi hujatan, gunjingan, cacian, umpatan, ghibah, ujaran kebencian dan membicarakan keburukan orang lainnya justru dapat merusak atmosfer yang seharusnya penuh dengan ketenangan dan kebaikan namun yang didapatkan adalah kegusaran, penasaran dan bahkan terjerumus dalam kemaksiatan.
Oleh karena itu, menjaga etika dan moralitas dalam setiap majelis adalah kunci untuk menjadikannya sarana yang membawa keberkahan dan tidak merugi di akhirat.
Jika demikian ber majelis hanya dipenuhi kemaksiatan (ujaran-ujaran keburukan tadi) maka tidak hanya berdampak pada ketidakharmonisan sosial di atas dunia malah lebih parah lagi bisa meraih gelar al muflis di akhirat kelak.
Al Muflis berarti orang yang rugi dalam keadaan bangkrut di akhirat. Meskipun di dunia adalah orang yang memiliki banyak amalan-amalan baik, tetapi tidak berguna amalan tersebut baginya karena sebab perbuatan buruk nya saat masih hidup di atas dunia.
Hal ini telah diingatkan oleh Nabi SAW dalam sebuah hadits. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Tahukah kamu, siapakah yang dinamakan orang yang bangkrut? Sahabat menjawab: Orang yang bangkrut menurut kami ialah orang yang tidak punya dirham (uang) dan tidak pula punya harta benda. Sabda Nabi: Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang datang dihari kiamat membawa shalat, puasa dan zakat.
Dia datang tapi pernah mencaci orang ini, menuduh (mencemarkan nama baik) orang ini, memakan (dengan tidak menurut jalan yang halal) akan harta orang ini, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang ini. Maka kepada orang tempat dia bersalah itu diberikan pula amal baiknya. Dan kepada orang ini diberikan pula amal baiknya.
Apabila amal baiknya telah habis sebelum hutangnya lunas, maka, diambil kesalahan orang itu tadi lalu dilemparkan kepadanya, sesudah itu dia dilemparkan ke neraka (HR. Muslim).
Hadis di atas menjelaskan bahwa orang yang bangkrut (muflis) adalah mereka yang semasa hidup di dunia suka beramal saleh dan berbuat kebaikan tapi ia juga suka melukai perasaan atau melakukan perbuatan yang merugikan orang lain.
Pahala kesalehannya habis untuk menutupi dosa-dosanya kepada orang lain. Bahkan, dosa-dosa orang lain pun ditimpakan kepadanya karena pahala amal salehnya tidak cukup untuk menutupi dosa-dosanya kepada orang lain.
Maka jika ada diantara kita yang membuat majelis atau menghadiri sebuah majelis maka pastikan bebas (tidak ada) dari membicarakan keburukan oran lain agar meraih keuntungan pahala dan kebaikan bukan menjadi orang bangkrut merugi (muflis)
naโ€™udzubillah.

Tulis Komentar anda di sini

Next Post

Enam Belas Guru Tsabiwa Ikuti Pelatihan MOOC Pintar

Sen Jan 29 , 2024
๐™๐™จ๐™–๐™—๐™ž๐™ฌ๐™–๐™ฃ๐™š๐™ฌ๐™จ_Rensing- Sebanyak enam belas orang guru Madrasah Tsanawiyah Birrul Walidain NWDI Rensing (Tsabiwa) mengikuti pelatihan Massive Open Online Course (MOOC) Pintar angkatan 1 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama RI. Pelatihan online mandiri yang berlangsung sejak tanggal 26 hingga 31 Januari 2024 […]

Artikel Terkait yang mungkin anda suka:

Mts Birrul Walidain NW Rensing

Deposit 25 Bonus 25