Mengenal Lebih Dekat Pelatih Pramuka Tsabiwa Yang Bertangan Dingin

Mengenal Lebih Dekat Pelatih Pramuka Tsabiwa Yang Bertangan Dingin

Tsabiwanews. Keberhasilan dalam sebuah tim tak lepas dari peran seorang pelatih, pelatih sangat berperan dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi anak asuhnya. Salah satu kegiatan ektrakurikuler yang menjadi favorit siswa-siswi di Madrasah Tsanawiyah Birrul Walidain NW Rensing adalah pramuka, selama dalam kurun waktu tujuh tahun pramuka di madrasah ini sangat pesat perkembangannya, berbagai event perlombaan pernah diikutinya dan menyumbang banyak trophy juara yang terpajang di etalase piala yang saat ini telah melebihi kapasitas , para alumni terutama yang sudah aktif di pramuka pun sangat merasakan dampak positif dalam peningkatan kemampuan sumber daya dan pengembangan bakat minat yang dimilikinya.

Di MTs Birrul Walidain NW Rensing oleh kepala madrasah mempercayakan pelatih pembina pramuka kepada salah seorang dewan guru yaitu Zulham Iswadi, S.Pd, alumnus STKIP Hamzanwadi Selong kelahiran 21 Oktober 1983 ini dipercaya oleh Kepala Madrasah Nuruddin menjadi suksesor pelatih pembina gerakan pramuka gugus depan MTs Birrul Walidain NW Rensing sejak pertengahan tahun 2009 lalu. Kiprahnya dalam dunia kepramukaan tidak diragukan lagi pengalamannya terbilang sudah cukup mumpuni karena pernah malang melintang dalam berbagai kegiatan kepramukaan terutama dalam keikutsertaannya dalam berbagai kompetisi pramuka mulai level desa hingga provinsi misanya lomba Balam, NHSCC, Loketpram, LKKP, Kompas, Lolita, kegiatan tujuh belas agustus, jambore dan lain-lain.

Aktif di gerakan Pramuka merupakan kesenangannya dan menurut pria asal Baran Mayung Desa Gunung Rajak Kec. Sakra Barat ini pramuka adalah sebuah hobby. Dalam menukangi anak didiknya dalam pramuka, pria yang akrab di sapa kakak Zul ini dikenal bertangan dingin dan sangat disiplin, apabila dipercaya untuk melatih dalam partisipasi lomba pramuka maka pasti membawa piala juara bagi madrasahnya.

Pramuka bagi suami Baiq Rohanah ini seperti dua sisi mata uang yang tak bisa lepas dari profesi yang di jalani sebagai guru di madrasah saat ini. Tidak semua guru yang punya bakat dalam pramuka karena itu kepercayaan yang diberikan oleh atasannya tidak ia sia-siakan. Dia sanggup bekerja lembur dan terkadang rela meninggalkan keluarga bermalam-malam untuk mendampingi anak didiknya yang berlomba, dengan keuletan yang dimiliknya maka tak heran anak asuhnya yang aktif di pramuka selalu memberikan apresiasi dan mengangkat jempol untuknya.

Dengan keikutsertaannya dalam berbagai event kompetisi membuatnya semakin matang dan berpengalaman dalam melatih anak asuhnya di MTs Birrul Walidain NW Rensing, sosok pria yang murah senyum dan mudah bergaul ini sangat di cintai dan di senangi oleh anak asuhnya. (Humas)

Leave a Reply